Warga Saudi Buka Puasa Ramadan di Tepi Pantai, Sambil Memandang Sunset

Salah satu cara terbaik untuk berbuka puasa di Provinsi Al-Wajh di wilayah Tabuk, Arab Saudi selama bulan Ramadhan adalah di pantai-pantai kawasan itu. Alternatif lainnya adalah di salah satu taman lautnya.Seperti dikutip Kabarberita,Zahem dan Al-Darar adalah dua bentangan pasir paling populer di sepanjang pantai, karena keduanya juga dekat dengan daerah perkotaan.
Sejumlah orang mengatakan bahwa berbuka puasa Ramadhan di pantai memberikan pengalaman berbeda dari sekadar iftar di rumah. Bisa memandang sunset alias matahari terbenam dan menghargai keindahan alami ombak yang menabrak batu dan karang sebelum salat.Salah satu yang menjalani ritual buka puaa di pantai adalah warga bernama Mashari Salem Al-Balawi. Ia mengatakan bahwa berbuka puasa di pantai adalah tradisi lama di bagi mereka yang tinggal di pantai.
Ini adalah tradisi keluarganya setiap bulan Ramadan.
“Banyak keluarga akan berbuka puasa di tepi pantai untuk pertemuan besar selama bulan suci Ramadan,” tutur Mashari Salem Al-Balawi.
Warga lainnya, Ali Al-Shamri bahkan rela menempuh jarak 500 kilometer dari Hail untuk berbuka puasa Ramadhan di pantai. Dia mengatakan bahwa pengalaman itu sangat istimewa, apalagi bisa melihat matahari terbenam dan merasakan ciptaan Tuhan.
Tak tanggung-tanggung, Ali bahkan berniat sahur di tepi pantai dan pulang setelahnya.Asabe zainab adalah makanan penutup tradisional Timur Tengah yang biasanya dimakan selama Ramadan.
Sementara beberapa negara membuat versinya dengan semolina dan tidak mengisi tengah kue, maka di Oman para ibu membungkusnya dengan keju berbasis krim pastry filo.
Lalu, kue itu digoreng kemudian disiram dengan sirup manis, demikian dikutip dari laman Kabarberita.
Terlepas dari hubungan Ramadan, kue zainab sendiri sudah dikenal sejak lama. Menurut legenda orang Oman, hidangan manis ini dulunya terlihat seperti jari-jari, namun indah.
Akibat penampilannya yang sangat cantik, banyak orang yang memberi namanya zainab.
Di Oman, asabe zainab secara tradisional dibuat dengan krim keju. Kini banyak orang yang lebih suka menggunakan ricotta dan mozzarella sebagai jenis kejunya.
Kue-kue ini juga mampu bertahan hingga satu bulan di dalam freezer. Sehingga bisa terus-terusan dikonsumsi sepanjang Ramadan.