Sensasi Sauna Dengan Panorama Pantai Lepas Di Pantai Timbako

Pantai Timbako adalah pantai yang menawarkan wisata pantai yang istimewa. Pantai ini memiliki air yang hangat bahkan pada momen tertentu dan posisi tertentu bahwa airnya bisa memanas. Hal ini tidak mengherankan jika cukup banyak warga yang datang untuk berendam dan merasakan sensasi sauna dengan pemandangan laut lepas.

“Itu air hangatnya ditempat lain kan memiliki bau belerang akan tetapi pantai disini tidak. Ini berasal dari gunung tidak hanya hangat akan tetapi hangat sekali. Bahkan karena terdapat cahaya matahari membuat warnya terkadang berubah,” kata Bupati Sitaro Evangelian Sasingen ketika memperkenalkan Pantai Timbako, Pulau Siau, Sitaro.

Lebih lanjut, kepala desa Mini yang mengelola objek wisata Pantai Timbako, Pitheim Bastian Gandaria mengatakan bahwa panas yang mengalir menuju laut dikarenakan akibat pengaruh panas dari Gunung Karangetang.

Sensasi Sauna Dengan Panorama Pantai Lepas Di Pantai Timbako
Sensasi Sauna Dengan Panorama Pantai Lepas Di Pantai Timbako

“Air panas yang lain di Siau Barat Utara tidak semua ada, hanya ada di kampung ini dan kampung sebelah saja,” jelas Pitheim.

Pantai Timbako saat ini dikelola oleh Desa mini dengan memanfaatkan dana desa dari pemerintah pusat yang didapatkan tahun lalu. Kepala desa Pitheim Bastian Gandaria mengatakan bahwa dirinya bersama masyarakat telah memiliki perencanaan dan tata kelola terkait pantai tersebut. Sebagai langkah pertama, pengelola akan membuat fasilitas toilet sekaligus tempat parkir.

“Ini menggunakan anggaran dana desa tahun 2018 anggaran sekitar Rp 400 jutaan. Sekitar 30 persen itu berasal dari dana desa,” kata Pitheim.

DIkarenakan baru dikelola dan minim fasilitas, Pitheim mengatakan bahwa pihaknya belum memberlakukan tiket masuk untuk dapat mengakses Pantai Timbako. Walaupun begitu, saat ini sudah ada iuran parkir yang dipungut yaitu sebesar Rp 5 ribu hingga 10 ribu tergantung hari kunjungan.

Begitu pun dengan BUMDes, dana yang masuk belum dikelola secara maksimal karena tempat ini dioperasikan sekitar beberapa bulan.

“Kedepan kami memiliki rencana untuk menata tempat ini dam membuat jembatan sehingga menarik kunjungan wisata,” jelasnya.

About: admin