Abrasi Sepanjanng 300 Meter Terjadi Di Pantai Muaro Lasak

Pantai Muaro Lasak mengalami kerusakan alam yang cukup karena karena dihantam abrasi sepanjang 300 meter. Hal ini disebabkan oleh gelombang laut yang tinggi selama beberapa hari terakhir.

Kerusakan ini membuat pohon-pohon di pinggir pantai menjadi tumbang dan tempat yang biasanya digunakan untuk berjualan semakin terbatas dan mulai mencapai darat.

Salah satu warga yang tinggal disekitar Pantai Muaro Lasak mengatakan bahwa abrasi kali ini termasuk salah satu yang paling berdampak. Penyebabnya adalah terdapat oknum yang menggunakan pantai hingga tengah malam dikarenakan tidak adanya pengamanan pantai di malam hari.

Abrasi Sepanjanng 300 Meter Terjadi Di Pantai Muaro Lasak
Abrasi Sepanjanng 300 Meter Terjadi Di Pantai Muaro Lasak

Afdal yang merupakan Ketua RT Muaro Lasak membantah hal tersebut. Menurut dirinya, abrasi karena ini dikarenakan bertepatan dengan purnama ditambah dengan pasang naik yang menyebabkan ombak menjadi lebih besar dari yang biasanya.

Lebih lanjut, Afdal mengatakan bahwa keadaan alam saat ini tidak begitu baik. “Kalau mengenai adanya aktivitas di pantai hingga tengah malam, kami sudah memastikan bahwa itu terjadi di pantai ini. Selain itu kami juga meminta para pengunjung untuk tidak melakukan perbuatan asusila disekitar pantai,” ungkapnya.

Afdal mengatakan bahwa untuk mengantisipasi hal ini, dirinya telah berkoordinasi dengan kelurahan hingga kecamatan untuk menyiagakan karung-karung pasir yang diharapkan akan menahan abrasi supaya tidak lebih parah. Untuk kerugian sendiri, Afdal mengklaim tidak terdapat kerugian dari abrasi ini hanya saja ruang yang dapat digunakan untuk bersantai di pantai saat ini sudah semakin sempit.

“Untuk pencegahan kami akan meminta penambahan batu grib pada pemerintah. Sebelumnya ada rencana dari dinas terkait untuk memasang sea wall akan tetapi kami menolak karena akan membuat para nelayan sulit mengangkat kapal yang mereka miliki akan tetapi itulah resikonya,” ungkap Afdal.

About: admin